PADANG — Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang terus menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan khazanah keilmuan Islam. Pada tahun 2025, kampus yang berkedudukan di Padang, Sumatera Barat ini menggenjot program digitalisasi Al-Qur’an dan Hadist sebagai bagian dari transformasi digital perguruan tinggi Islam di Indonesia.
Program ini hadir sebagai respons nyata atas kebutuhan civitas akademika dan masyarakat umum dalam mengakses sumber-sumber primer Islam secara cepat, akurat, dan mudah di genggaman.
UIN Imam Bonjol Padang memiliki rekam jejak panjang dalam kajian Al-Qur’an dan Hadist. Melalui Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSA) serta Program Studi Ilmu Hadis, kampus ini telah melahirkan banyak akademisi yang concern terhadap kajian naskah dan teks Islam. Kini, semangat keilmuan itu diwujudkan dalam bentuk platform digital yang lebih modern dan aksesibel.
Sebelumnya, UIN Imam Bonjol Padang juga telah bersinergi dengan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama RI dalam program kajian naskah kuno dan mushaf Al-Qur’an Nusantara, yang menjadi fondasi kuat bagi digitalisasi yang kini dijalankan.
Dengan hadirnya platform digital ini, mahasiswa, dosen, peneliti, hingga masyarakat umum dapat mengakses koleksi Al-Qur’an dan Hadist UIN Imam Bonjol Padang kapan saja dan dari mana saja. Program ini juga diharapkan memperkuat posisi UIN IB Padang sebagai pusat riset Al-Qur’an dan Hadist terkemuka di kawasan Sumatera.