Berita & Artikel

Metode Yassir to Workshop Pengasuh Pesantren Cirebon, KH Imam Jazuli Jadi Narasumber Utama

11 June 2026
Metode Yassir to Workshop Pengasuh Pesantren Cirebon, KH Imam Jazuli Jadi Narasumber Utama

​CIREBON – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Joglo Agung, Pesantren Bina Insan Mulia 2, Cirebon, pada Sabtu (23/5/2026). Sebanyak 108 pengasuh pesantren dari berbagai penjuru Wilayah III Cirebon berkumpul dalam agenda silaturahmi sekaligus Workshop Pengasuh Pesantren yang sangat inspiratif.

​Kegiatan ini menjadi ruang diskusi penting bagi para pimpinan lembaga untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, tata kelola manajemen, serta menyelaraskan arah pengembangan pesantren di tengah tantangan dunia pendidikan yang dinamis.

​KH Imam Jazuli sebagai Narasumber Utama

​Acara ini menghadirkan KH Imam Jazuli, Lc., M.A. sebagai narasumber utama. Sepanjang enam sesi pelatihan, beliau memaparkan berbagai gagasan strategis mengenai pentingnya adaptasi pesantren dalam mengelola mutu pendidikan. Para peserta diajak untuk berdialog secara aktif mengenai bagaimana pesantren tetap bisa relevan dan progresif tanpa harus meninggalkan akar tradisinya.

Semangat Kolaborasi dan Kehadiran Berbagai Pihak

​Workshop ini juga menjadi ajang bagi berbagai pihak untuk saling bersinergi demi kemajuan pendidikan pesantren. Berbagai lembaga dan program pendidikan, termasuk Yayasan Metode Yassir Indonesia, hadir memenuhi undangan untuk berbagi pandangan serta mempererat tali silaturahmi.

​Kehadiran para tamu undangan dari berbagai latar belakang pendidikan ini memberikan warna tersendiri dalam ruang diskusi. Melalui forum ini, para pengasuh pesantren memiliki kesempatan untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan, serta mencari solusi terbaik bersama-sama.

​Semangat kolaborasi yang terbangun sepanjang hari itu diharapkan dapat menjadi energi baru bagi para pengasuh. Dengan inspirasi yang didapat, diharapkan pesantren di wilayah Jawa Barat dapat terus melangkah maju, memberikan pendidikan yang berkualitas bagi para santri, serta menjadi pilar utama dalam pembangunan masyarakat di masa depan.